Chat kami sekarang

Pangeran Harry Tinggalkan Inggris Karena Pers yang Toksik

Foto: Pangeran Harry dari Inggris, Duke of Sussex tiba untuk menghadiri KTT Investasi Inggris-Afrika di London pada 20 Januari 2020. (Foto: AFP/Ben Stansall)


SulutPos.com, Washington – Pangeran Harry mengatakan mundurnya ia dari tugas kerajaan Inggris semata-mata karena pers di negara tersebut dianggap toksik. Pers telah menghancurkan kesehatan mentalnya. Meski demikian Pangeran Harry menegaskan ia tidak meninggalkan layanan publik.

Istana Buckingham pada pekan lalu mengumumkan bahwa cucu Ratu Elizabeth dan istrinya yang berkebangsaan Amerika, Meghan, tidak akan kembali ke tugas kerajaan.

Harry, 36, dan Meghan, 39, mengejutkan kerajaan pada Januari 2020 ketika mereka mengumumkan niat mereka untuk mundur dari tugas kerajaan dan memulai hidup baru melintasi Atlantik.

“Itu tidak pernah pergi begitu saja. Itu lebih mundur daripada mundur, ada lingkungan yang sangat sulit seperti yang saya pikir banyak orang lihat,” kata Harry dalam sebuah wawancara dengan James Corden, pembawa acara “Late Late Show” di Amerika Serikat.

“Kita semua tahu seperti apa pers Inggris, dan itu menghancurkan kesehatan mental saya, dan menurut saya toksik. Jadi saya melakukan apa yang dilakukan oleh suami mana pun dan apa yang akan dilakukan ayah mana pun, saya perlu mengeluarkan keluarga saya dari sini,” ujarnya.

Sebelum mereka pindah ke California, pasangan itu mengeluh tentang perlakuan tabloid Inggris terhadap Meghan, yang ayahnya berkulit putih dan ibunya adalah Afrika-Amerika, beberapa di antaranya menurut mereka merupakan perundungan atau rasisme.

Awal bulan ini, Meghan berhasil menggugat satu tabloid karena melanggar privasinya dengan mencetak kutipan dari surat yang dia tulis kepada ayahnya. Selain itu pada bulan lalu Harry memenangkan kasus pencemaran nama baik terhadap surat kabar yang sama atas sebuah cerita yang mengatakan dia telah meninggalkan militer. [ah]

VOA News

(Visited 190 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *