Kasus Bullying dan Penanganannya dalam kalangan pelajar

Foto: Ilustrasi.


Kata “Bullying” bagi beberapa orang mungkin sudah terdengar tidak asing lagi. Beberapa dari mereka juga mungkin sudah paham apa itu tindakan bullying.

Bullying adalah sebuah tindakan atau perilaku menyakiti orang lain dalam bentuk fisik, verbal, dan emosional. Bullying dilakukan oleh seseorang atau sebuah kelompok orang yang merasa bahwa dirinya memiliki kelebihan seperti bentuk fisik yang lebih kuat dari korban.

Tujuan dari tindakan tersebut adalah untuk mendasari seseorang melakukan perisakan karena ingin dianggap paling kuat, berkuasa, dan dominan. Karena itu, ia akan menggertak orang lain agar korbannya mengakui kekuasaan atau kehebatannya. Tak jarang, gertakan ini tak hanya sebatas kata-kata kasar, namun juga dalam bentuk kekerasan fisik.

Bullying dalam bentuk fisik adalah perilaku menyakiti fisik orang lain. Selain itu bullying dalam bentuk verbal adalah perilaku seperti mengolok ataupun mengejek. Sedangkan bullying mental dapat berupa tindakan pengucilan. Banyak sekali kejadian bullying yang kerap ditemui. Hal tersebut sering kali terjadi pada usia anak-anak yang masih sekolah, baik SD, SMP, maupun SMA.

Sayangnya kasus bullying ini menurut beberapa orang dianggap cukup sepele. Mereka mengatakan bahwa tindakan dari pelaku bully dilakukan atas candaan bersama  teman. Akan tetapi tindakan tersebut tidak wajar bagi korban, dan dapat memberikan dampak yang sangat buruk bagi korban.

Perlindungan dalam kasus bullying ini dirasa masih kurang, kebanyakan kasus tidak ditindakanlanjuti terkait sanksi. Pelaku hanya memberikan permohonan maaf atas perlakuannya setelah itu kasus tersebut dianggap selesai. Sayang sekali peraturan-peraturan yang telah ditetapkan untuk mengatur hidup bernegara di Indonesia ini masih lemah dalam penegakannya.

Ada beberapa cara untuk mengatasi tindakan bullying yaitu dengan menjalin pertemanan dengan banyak orang, menumbuhkan rasa percaya diri,tidak terpancing untuk melawan,menunjukkan prestasi, menjadikan tindakan bully-an sebagai penyemangat untuk sukses, jangan atau tidak menunjukkan sikap dan takut dan sedih, dan melaporkan tindakan bully-an pada pihak yang berwenang.

Vina Oktaviani Pandelaki, (Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi Semester 1
Penulis: Vina Oktaviani Pandelaki, (Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi Semester 1, UNIMA.
(Visited 650 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact us
1
Hello
Ada yang bisa kami bantu?