Ragam Pandangan Masyarakat Kota Bitung Terhadap Covid-19 dan Vaksinasi

Foto: Ilustrasi.


Munculnya Virus Covid-19 (coronavirus disease 2019 ) pada tahun 2019 (terdeteksi pertama kali di wuhan/china pada bulan Desember 2019), memberikan perubahan besar pada aktivitas masyarakat di sektor sosial, ekonomi, maupun pariwisata. Menyebabkan anak sekolah/kuliah belajar dari rumah, tempat ibadah ditutup, dan berimbas ke pasar yang berkurangnya pembeli. Hal itu juga terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Sejak awal kemunculan Virus Covid-19 sampai saat ini, beberapa orang tidak percaya dan menganggap diri mereka kebal sehingga mengabaikan anjuran dari pemerintah, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan terutama mengurangi aktivitas di luar rumah. Tidak sedikit masyarakat melontarkan pertanyaan, “Bagaimana nasib kami yang bekerja di jalanan, seperti tukang ojek, sopir angkot, pedagang kaki lima, dan asongan?” Alhasil, mereka tetap keluar rumah dan bekerja agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di masa pandemi.

Pemerintah Republik Indonesia pun melaksanakan Program Vaksinasi Covid-19 secara gratis, menargetkan 70% dari total penduduk Indonesia agar herd immunity dapat tercapai, dan sudah dimulai sejak Januari 2021. Program ini pun disambut antusias oleh masyarakat Kota Bitung, sampai mereka memenuhi tempat vaksinasi. Namun, ada pula tidak melakukan vaksinasi sebab mendengar berita yang belum diketahui kebenarannya, seperti Vaksinasi menyebabkan kelumpuhan, kejang-kejang, serta kematian.

Sebelum vaksin digunakan, BPOM melakukan evaluasi hasil uji klinis sehingga aman bagi yang tidak menderita penyakit bawaan. Pemerintah juga memberikan sedikit edukasi dan membantu menghilangkan keraguan terhadap vaksinasi. Masyarakat pun dapat melakukan pencarian di Google mengenai, Apa itu vaksin? Apa manfaat vaksin? Apakah vaksin memiliki efek samping? Dengan begitu, masyarakat bisa lebih paham tentang vaksinasi.

Karla Margareth Joseph, Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas Manado.
Penulis: Karla Margareth Joseph, Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Manado.
(Visited 839 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact us
1
Hello
Ada yang bisa kami bantu?